Kenduri Musik

Talkshow DKKP dalam acara Rona Melayu TVRI Riaukepri

Festival Lancang Kuning 2016

Umbul2 T 1x2m sisip.jpgUpt. Museum Daerah dan Taman Budaya Riau, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau alam wake dekat ini akan menaja sebuah helat budaya besar yang diberi tajuk Festival Lancing Kuning 2016. Pekan Budaya Provinsi Riau ini diharapkan mampu lebih menghidupkan lagi seni dan budaya di Provinsi Riau.

Selain menampilkan Orasi Budaya dan Penampilan Kesenian 12 Kabupaten/ Kota, kegiatan ini juga akan dimeriahkan dengan Hiburan Artis Melayu Riau Iyet Bustami dan Lesti D-Academy yang diiringi dennen Orkestra serta Pesta Kembang Api.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai dari tanggal 6 sampai dengan 9 Agustus 2016 ini, di dilaksanakan dibeberapa tempat yakni di Bandar Serai, Gedung Lembaga Adat Melayu Riau, Taman Budaya Riau dan Jalan Gajah Mada.

 

DISPAREKRAF RIAU taja PARADE LAGU DAERAH 2016

Parade Lagu Daerah Riau 2016

DINAS PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF PROVINSI RIAU akan menaja kegiatan musik yang bertajuk “Parade Lagu Daerah dan Nasional Provinsi Riau tabun 2016” yang diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya, dan menjadi wadah kegiatan penampilan bersama dari berbagai daerah se Provinsi Riau dalam hal olah Karya Cipta dan Penyajian Lagu Daerah. Pada tahun ini, kegaiatan yang diikuti seniman musik se-Provinsi riau ini, akan digelar pada tanggal 6 Agustus 2016 bertempat di Anjang Seni Idris Tintin – Pekanbaru.

Dilihat dari perannya sebagai motivasi dalam hal kreativitas seni, kegiatan Parade Lagu Daerah dan Nasional Provinsi Riau, dimana merupakan kegiatan Tingkat Provinsi, dirasakan sangat besar manfaatnya, terutama dalam rangka mengangkat serta menemu kenali potensi seni suara dan seni musik dari seluruh penjuru daerah mewakili kabupaten/kota se Provinsi Riau.

Selain berfungsi memacu kreativitas serta daya cipta seniman-seniwati musik, kegiatan ini lebih luas dimaksudkan untuk dapat lebih mempromosikan dan memasyarakatkan khasanah budaya daerah, gambaran peri kehidupan masyarakat serta potensi alam yang ada melalui nuansa lagu dan musiknya (tema dan isi lagu).

kegiatan ini juga dilakasanakan sebagai sarana untuk memperkenalkan karya cipta para musisi daerah serta memberikan ruang kreatif bagi para pencipta lagu, pemusik serta penyanyi dari daerah, agar lebih kreatif dan lebih dapat dikenal/diakui oleh masyarakat luas.

Selain itu, ini juga upaya untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap lagu-lagu dan musik daerah, dan pada gilirannya diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap kebudayaan bangsanya sendiri.

Dan yang tak klaag pentingnya, kegiatan ini juga bertujuan sebagai media yang dapat dimanfaatkan untuk promosi seni budaya daerah pada umumnya, serta seni musik dan lagu daerah pada khususnya. (edi*)

Diana V di LEGUH – LEGAH 

LEGUH – LEGAH episode perdana, 2 Maret 2016 di Laman Bujang Mat Syam – Bandar Seni Raja Ali Haji, Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini adalah kegiatan mingguan yang ditaja setiap Rabu malam oleh tim LEGUH-LEGAH. Menghadirkan seniman-seniman jemputan khusus, komunitas dan Narasumber yang berkompeten dan dikemas dalam konsep TV program.  

LEGUH – LEGAH episode perdana

Tema : Ekonomi Kreatif, apa iya?   
  

9th Riau Hitam Putih International 2015

Mulai Jum’at malam (18/12) ini ratusan musisi dari berbagai negara akan tampil di panggung utama 9th Riau Hitam Putih International 2015. Para musisi ini akan menampilkan karya mereka dengan genre world music dengan mengusung unsur tradisi dari negara masing-masing. Selama tiga malam berturut-turut ( 18 – 20 Desember 2015 ) masyarakat Riau akan disuguhi dengan berbagai garapan musik yang memadukan unsur tradisi dengan modern karya para musisi jemputan.

Helat yang ditaja oleh Malay Music Institute berkerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Disparekraf ) Provinsi Riau ini, akan di gelar di Laman Bujang Mat Syam, Komplek Bandar Serai ( Purna MTQ ) Pekanbaru mulai pukul 20.00 WIB setiap malamnya.

“Hari ini ( Kamis, 17/12 ) para musisi jemputan sudah mulai berdatangan. Baik dari lokal Riau, nasional maupun dari luar negeri. Mereka akan memberikan hiburan yang edukatif dan tentunya akan lebih memperkaya wawasan kita akan musik-musik tradisi dunia.” Ujar Hari S. Hasan, Direktur Malay Music Institute.

Di malam pertama pertunjukan, panggung 9th Riau Hitam Putih International 2015 akan dimeriahkan oleh penampilan dari Classic Gong ( Kampar ), Djangat, Tengkah Zapin ( Pekanbaru ), Diarak Badarak ( Pariaman ) dan Sri Mara feat Victorhugo Hidalgos ( Srilanka, Mexico, Polandia dan Inggris ).

Pada malam berikutnya panggung 9th Riau Hitam Putih International 2015 kembali akan disemarakkan oleh penampilan Muara Takus Ethnic Music ( Kampar ), Saung Swara ( Salatiga ), Pucok Beleun ( Nangroe Aceh Darussalam ) dan Gnayaw Puppets & Music ( Argentina dan Spanyol ).

Di malam terakhir, penonton akan dihibur dengan penampilan Belacan Aromatic ( Pekanbaru ), BMC ( Kepri ), Harry Toledo n friends ( Jakarta ) dan Balawan ( Bali ). Di penghujung acara, para musisi akan berkolaborasi dalam sebuah pertunjukan bersama sebagai tanda berakhirnya helat world music festival terbesar di Indonesia ini.

Selain panggung utama di Bandar Serai, event 9th Riau Hitam Putih International 2015 juga akan digelar di panggung pendukung di Atrium Rokan Mall SKA Pekanbaru selama dua hari ( Jum’at dan Sabtu, 18 – 19 /12 ) mulai pukul 15.00 WIB setiap harinya. Pada hari Minggu ( 20/12 ) mulai pukul 06.00 WIB beberapa musisi dari luar dan dalam negeri akan diajak untuk tampil di area Car Free Day jalan Diponegoro.

“Kami sengaja menggelar panggung pendukung di Mall SKA dan area Car Free Day, agar lebih mendekatkan world music ke hati masyarakat. Kedua venue ini biasanya ramai dikunjungi oleh masyarakat, tentu lebih menguntungkan bagi kita dalam upaya mengenalkan musik tradisi dunia ke masyarakat luas.” Ungkap Benny Sani, selaku Manajer Komunikasi event ini. “Kita juga adakan seminar musik di hari Jum’at di auditorium Perpustakaan Wilayah Soeman HS, kemudian kita juga akan ajak para musisi jemputan untuk berzapin bersama di Rumah Budaya Tengkah Zapin.” Lanjut Benny Sani.

Malay Music Institute juga mengajak para pecinta musik untuk mengikuti klinik gitar bersama Balawan dan klinik bass yang dimentori oleh Harry Toledo. Untuk kedua klinik musik ini akan diadakan di Rumah Budaya Tengkah Zapin, Jalan Sumatera No. 8 Pekanbaru di hari Minggu, mulai pukul 10.00 WIB.

 

 

 

Released by :

Departemen Komunikasi

9th Riau Hitam Putih International 2015

 

 

For more informations, please contact

Malay Music Institute

Gedung Anjung Seni Idrus Tintin, Bandar Serai, Pekanbaru.

Cp : 

Bens ( 081365001011 ) 

Delia ( 082171192315 )

Cakap-cakap Musik menuju 9th RHPI 2015

  

REVIEW RIAU HITAM-PUTIH INTERNATIONAL : Menuju 9th Riau Hitam-Putih International 2015

logo mmi_okRiau Hitam-Putih International adalah event worldmusic terbesar di Indonesia yang tak hanya berbicara soal musik-musik yang kuat pijakannya pada musik tradisi tempatan, namun juga selalu mengedepankan nilai edukasi yang berbasis seni budaya, menjadi salah satu event pariwisata dan pengembangan industri ekonomi kreatif dalam bidang seni musik.

 

Dilaksanakan sejak tahun 2002 silam, festival ini telah diikuti lebih 1000 orang musisi jemputan terbaik dalam dan luar negeri yang dikurasi oleh Kurator. Sebut saja seperti, Dwiki Darmawan dengan Krakataw nya, Gilang Ramadhan bersama Nera, Djadug Ferianto, Ron Reeves dari Australia, Vincent Mc Dermot dari USA, Soichi Iwamoto dari Jepang, Sangeta Isvaran dari India, Jart Hassan dengan Fieldplayers nya dari Malaysia, dan begitu banyak nama besar lainnya yang tak dapat disebut satu persatu.

 

Dalam pelaksanaannya Malay Music Institute yang menjadi rekan kerjasama dalam kegiatan ini juga menyiapkan beberapa kegiatan pendukung sebegai berikut :

  • Music Appreciation For Children
  • Senimar Talk Series For Educational
  • Workshop Music
  • Talkshow : Cakap-Cakap Musik di Radio dan Tv Lokal
  • WorldMusic Goes to Mal
  • Riau Hitam-Putih International : Showcase Festival
  • Carnival Show
  • MMI Perdana dan Memorial Award
  • MMI Community Paper

Kegiatan-kegitan pendukung ini dianggap sangat penting guna mencapai tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini baik dalam bidang edukasi seni musik tradisi Melayu Riau, event pariwisata maupun dalam bidang industri ekonomi kreatif yang bernilai seni budaya.

 

Festival Worldmusic yang ditaja Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan berkerjasama dengan Malay Music Institute ini pun telah banyak memberikan dampak pada perkembangan musik di bumi Lancang Kuning ini. Melahirkan grup-grup musik yang karya musiknya mengakar pada seni tradisi Melayu Riau, serta meningkatkan minat seniman musik untuk lebih menggali musik tradisi dan mengembangkannya menjadi lebih dinamis serta dapat diterima dikalangan generasi muda Melayu Riau adalah bukti nyata yang tak dapat dinafikan dari pelaksanaan event ini.

 

Bukan saja menjadikan musik Melayu sebagai tuan rumah di negeri sendiri, membuat musik Melayu lebih mendunia adalah cita-cita dari pelaksanaan festival ini. Dan dengan dukungan dari semua pihak, tentu saja Riau Hitam-Putih International akan terus bertumbuh yang tidak saja menjadi benteng kesenian tradisi dalam bidang musik namun juga menjadi salah satu corong musik tradisi Melayu Riau di pentas musik dunia serta menjadi event pariwisata yang memberikan dampak pada ekonomi masyarakat Melayu Riau.

DKKP taja SILATURAHMI SENI

Pekanbaru, 30 Januari 2015 Dewan Kesenian Kota Pekanbaru berkerjasama dengan Sanggar Tengkah Zapin menggelar acara Silaturahmi Seni dengan tema “Menyibak Riak Sungai Jantan”.

Kegiatan yang digelar di sekretariat sanggar Tengkah Zapin jln. Sumatera No. 8 akan dihadiri oleh seluruh insan seni di Kota Pekanbaru. Pada sesi dialog DKKP menghadirkan Walikota Pekanbaru, Ketua DPRD kota Pekanbaru, Ketua LAM kota Pekanbaru, Budayawan Riau Tuan Yoserizal Zen, Ketua DKKP, Kadis BUDPAR Kota Pekanbaru dan Ketua DKR.

Dilaksanakan pada pukul 20:00 wib, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh Gazal, Zapin dari Sanggar Tengkah Zapin dan Komposisi musik ethnocontempo Riau Rhythm Chambers Indonesia.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.238 pengikut lainnya